"Jadilah engkau di dunia ini seakan-akan orang asing atau orang yang sekedar melewati jalan (musafir)"

Minggu, 05 Agustus 2012

Usahanya Jalan, Pemiliknya Jalan-Jalan

Bagaikan mendobrak batu karang. Itulah yang dirasakan ketika dengan modal nekad, saya menDOkan diri dari IPB disemester 5, tepatnya tahun 2007 silam. Bukan nilainya yang jelek, karna pada waktu itu saya adalah satu dari empat mahasiswa sefakultas yang mendapat beasiswa dari pemerintah, alhamdulillah. Satu alasan yang membuat saya nekad keluar dari rutinitas perkuliahan adalah karna saya ingin terjun di dunia bisnis atau usaha. Bagi saya, bisnis bukan ingin kaya karna kaya adalah sebuah rizki, dan rizki adalah 100% hak prerogatif Allah Ta'ala, bukan hak kita dalam mengaturnya. Alasannya hanya satu, saya ingin mendapat kebebasan waktu, dan hal ini hanya bisa dimiliki oleh para pengusaha. Dengan kebebasan waktu inilah, saya tidak harus berangkat kerja pagi-pagi. Saya juga bisa bercengkrama dengan keluarga setiap saat tanpa harus repot mengajukan cuti. Inilah yang sering dijadikan para "motivator pengusaha" sebagai alasan kenapa kita harus jadi pengusaha. Dalam bahasa sederhananya : kita punya usaha, kita kelola dengan sistem yang baik, kemudian usaha itu berjalan tanpa kita harus turun tangan dan hasilnya, kita pun memiliki waktu luang. Inilah yang dinamakan "usahanya jalan, pemiliknya jalan-jalan". Dan alhamdulillah, setelah berjalan hampir 5 tahun, sekarang sudah ada 3 jenis usaha yang berkembang, yaitu kuliner, furniture dan perikanan. Semoga Allah Ta'ala Menjadikan apa yang saya jalani sebagai sebuah amal ibadah yang akan memberatkan timbangan kebaikan nanti di akhirat. amin

Postingan Ini Dalam Rangka Memeriahkan
GIVEAWAY Asyiknya Berbisnis
Blog CINTA DAMAI

21 komentar:

  1. motivasi bagi saya..
    yang juga masih galau mencari kerja..
    atau saya harus putar otak untuk menjadi pengusaha?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadilah pengusaha karna akan membantu banyak orang dalam mendapatkan pekerjaan

      Hapus
  2. Saya salut dengan mas. Keluar dari zona aman membuat kita mandiri, dan kebebasan adalah mahal. Sukses ya. Salam dari Pontianak

    BalasHapus
    Balasan
    1. kebebasan sangatlah mahal, bahkan Rasulullah sendiri mensejajarkan kebebasan waktu dengan kesehatan. Terimakasih doanya, semoga segera bisa berkunjung ke pontianak. amin

      Hapus
  3. saya setuju dengan Kang Asep.
    butuh keberanian dan mental yang siap untuk melakukan itu. saya salut, angkat topi. sukses selalu ya untuk bisnisnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ga perlu angkat topi pak karna yang saya tahu, pak zazh kan ga pake topi...semoga bisnis yang sedang dijalankan pak zach juga semakin berkembang. amin

      Hapus
    2. indahnya saling mendoakan. yuk kita berdoa bersama untuk kesuksesan bisnis kita bersama.

      Hapus
  4. wah hbat berani DO dari kuliah, kalau sudah punya konsep/keyakinan memang, berdagang? why not? :D

    barakallah untuk bisnisnya

    BalasHapus
  5. Assalamualaikum...maaf baru dibaca nih postingannya!
    Pertama, terima kasih sudah turut serta dalam GA-ku
    Kedua, Sampean DO-IPB padahal dapet beasiswa? luar biasa. Perlu niat kuat untuk mengambil keputusan berat itu. Tapi Alhamdulilah Allah memberikan rizki setelahnya ya? berarti memang keputusan DO itu pilihan yang tepat ya?
    Sekarang tinggal dimana toh? jangan2 masih di Bogor?
    Semoga bisnisnya makin berkembang dan barokah..aamiin

    BalasHapus
  6. aamiin, udah kembali ke purwokerto mba, kampung halaman. Sebenarnya alasannya simpel, karna pengin cepet nikah jadi saya putuskan keluar dan mulai usaha, sekarang usaha udah berjalan sendiri dan sebelum genap 22 th udah nikah, bahkan sekarang udah dititipi momongan alhamdulillah

    BalasHapus
  7. waaaaaaaaa, kerenn! :D

    3 usaha jalan dalam waktu 5 tahun? pastinya melalui proses yang panjang dan tak mudah yaa. salut dengan kegigihanmu, kak. sukses selaluu :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, karna untuk melihat indahnya puncak sebuah gunung maka kita harus berlelah-lelah dahulu dalam menaikinya dan ketika sudah di puncak gunung, maka rasa lelah maupun cape akan hilang dengan sendirinya..ayo bangun usaha dari sekarang juga

      Hapus
  8. Salut untuk sahabat, semangat pantang menyerah dan berani mengambil resiko adalah nilai yang saya ambil dari sedikit pengalaman yang sahabat sampaikan,,,,semoga sukses selalu, salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. karna mengambil risiko adalah sekolah sejati buat diri dan jiwa,,,salam kenal juga pak.

      Hapus
  9. Saya juga ingin melompat dari tembok pembatas aturan perusahaan yang membuat saya terbatas dalam pergerakan, semoga usaha yang sedang saya bangun ini membuahkan hasil nantinya. Amiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin,,,pantang menyerah mas karna lebih baik kecil jadi kepala semut daripada besar tapi jadi ekor gajah...

      Hapus
  10. smoga saya bisa ngikuti jejak mas... saya pengen resign dr kerja klw da punya anak... skrg lg nyiap2in modal dengan cara ikut bisnis online.... Ya Allah smoga terkabul.. Aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin, semoga Allah Ta'ala Memudahkan jalan yang mas tempuh

      Hapus